Studi Perbandingan Keterampilan Sosial Siswa SMP Menggunakan Model VCT Dan STAD Dengan Memperhatikan Emotional Quotient
DOI:
https://doi.org/10.23960/jee.v10i2.81-91Keywords:
Selected:Emotional Quotient, Keterampilan Sosial, Model Pembelajaran, Student Teams Achievement Divisions, Value Clarification TechniqueAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan sosial siswa dalam kegiatan belajar, perbedaan tingkat emotional quotient serta keterbatasan variasi model pembelajaran kooperatif yang diterapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan sosial antara model pembelajaran Value Clarification Technique dan Student Teams Achievement Divisions berdasarkan tingkat Emotional Quotient siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan komparatif dan desain faktorial 2x3. Sampel berjumlah 64 siswa yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji ANOVA dua jalan dan Uji t-test dua sampel independent. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan keterampilan sosial siswa antara model pembelajaran Value Clarification Technique dan Student Teams Achievement Divisions; keterampilan sosial siswa dengan tingkat emotional quotient tinggi, sedang dan rendah, lebih tinggi pada model Value Clarification Technique. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan keterampilan sosial antar tingkat emotional quotient tingkat tinggi, sedang dan rendah, serta terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan emotional quotient terhadap keterampilan sosial pada mata pelajaran IPS

