Perbedaan Strategi Pemasaran Anatara Ritel Modern Dan Tradisioanal: Tantangan Dan Peluang
DOI:
https://doi.org/10.23960/jee.v10i2.74-80Keywords:
Perilaku Konsumen, Strategi Pemasaran, Ritel Modern, Ritel Tradisonal, Loyalitas PelangganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan strategi pemasaran antara ritel modern dan ritel tradisional serta implikasinya terhadap perilaku dan loyalitas konsumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendeketan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di dua lokasi penilitian, yaitu Ar Mart (ritel modern) dan Toko Angel (ritel tradisional). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritel modern menerapkan strategi pemasaran dengan menetapkan harga yang lebih terjangkau dan bersifat tetap (fixed price), promosi digital, serta layanan self-service yang mendukung kemudahan dan kenyamanan konsumen. Sebaliknya, ritel tradisional mengandalkan hubungan sosial yang erat dengan konsumen, pelayanan personal, dan fleksibilitas dalam transaksi jual beli yang menjadi daya tarik utama. Loyalitas konsumen ritel modern dibentuk oleh faktor fungsional seperti kenyamanan fisik dan kepraktisan layanan, sedangkan loyalitas konsumen ritel tradisional lebih dipengaruhi oleh kedekatan emosional dan kepercayaan interpersonal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua jenis ritel memiliki peluang dan tantangan yang berbeda dalam mempertahankan daya saing, di mana ritel modern perlu meningkatkan pemanfaatan media sosial dalam pemasarannya dan ritel tradisional perlu memperkuat nilai sosial serta beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan tren saat ini.

